Kebangkitan Tiongkok menuju status negara adidaya dalam bidang teknologi merupakan salah satu tren paling penting di dunia saat ini. Dalam buku audio barunya, "Global Tech Wars: China's Race to Dominate" yang diterbitkan oleh Pushkin dan Financial Times pada bulan April 2025, James Kynge melakukan perjalanan ke Tiongkok, AS, Taiwan, Jerman, Belanda, Nigeria, dan negara-negara lain untuk mewawancarai para pemenang dan pecundang di balik tema geopolitik yang membentuk dunia ini.
Kisah dan wawasan yang ia ungkapkan dalam buku baru ini menjadi dasar bagi presentasinya yang memikat dan terkini tentang kebangkitan teknologi Tiongkok. Pertanyaan utamanya adalah apakah fenomena DeepSeek, yang mengguncang dunia pada awal tahun 2025, merupakan pertanda keunggulan global Tiongkok dalam teknologi. James adalah mantan jurnalis dan penulis Financial Times yang telah memenangkan banyak penghargaan.
Ia menghabiskan total hampir 20 tahun tinggal di Tiongkok, terakhir hingga 2022, dan berbicara dalam bahasa Mandarin. Bukunya yang terbit tahun 2009, "China Shakes the World", merupakan buku terlaris pemenang penghargaan yang diterjemahkan ke dalam 19 bahasa. Selama 28 tahun di Financial Times, ia pernah menjabat sebagai Kepala Biro Beijing, Editor Global Tiongkok, dan Editor Pasar Berkembang, peran yang melibatkan pelaporan tentang lepas landas ekonomi Tiongkok, pengaruh geopolitiknya yang semakin besar, dan dampaknya terhadap dunia yang lebih luas.
James juga memiliki pengalaman dalam bisnis di Tiongkok, memimpin bisnis media, penerbitan, pengujian, dan bimbingan belajar milik Pearson Group di negara tersebut antara tahun 2006-2008, sebuah peran yang membuatnya memperluas jejak perusahaan di Tiongkok secara signifikan. James adalah pembicara yang menarik, mampu menyampaikan perubahan besar dalam teknologi, geopolitik, ekonomi, dan perdagangan sambil memeriahkan penyampaiannya dengan cerita tentang para penggerak dan tokoh yang telah ia temui dan wawancarai.